Setting modem ADSL

•Mei 19, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Cara setting modem ADSL adalah sebagai berikut:

1. Ada jenis modem yang settingnya menggunakan CD driver yang tersedia dalam paket pembelian, dan ada modem yang settingnya melalui browser (misalnya Internet Explorer).
2. ika modem bisa disetting melalui browser, maka setting dilakukan dengan mengakses alamat http://192.168.1.1, http://10.0.0.2, atau alamat lainnya sesuai dengan petunjuk dalam buku manualnya. User dan password juga disertai di buku manual.
3. Setelah masuk ke menu setting maka masukkan parameter berikut:
* PVC Configuration = VCI : 35, VPI : 0
* Service Category = UBR Without PCR
* Protocol / Connection type = PPPoE
* Encapsulation = LLC / Snap-Bridging
4. Pada PC (pada Local Area Connection Properties), masukkan parameter berikut:
* Pilih Obtain an IP address automatically
* Preferred DNS Server : 202.134.1.10
* Alternate DNS Server : 202.134.0.155

artikel : telkom.net

MP3 Bervirus Menyebar di Ratusan Ribu Komputer

•Mei 17, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

San Francisco – Serangan virus komputer tampaknya tak akan bisa tuntas diberantas. Menurut vendor anti virus ternama McAfee, serangan masif program jahat dengan jalan memalsukan file musik MP3 dan juga video jenis MPEG baru saja teridentifikasi.

McAfee menjumpai banyak file MP3 palsu disebarkan via jaringan peer to peer. Meski file tersebut tampak seperti konten musik biasa, namun sebenarnya adalah virus Trojan yang akan berusaha menyusupkan program jahat ke komputer korban.

Menurut Craig Schmugar, peneliti di McAfee, file MP3 itu akan menggiring pengakses ke situs jahat. File MP3 palsu tersebut contohnya termasuk ‘preview-t-3545425-changing times earth wind.mp3′ ataupun ‘t-3545425-just got lucky.mp3′.

Masih menurut Schmugar, penemuan serangan program jahat memanfaatkan file audio video ini skalanya adalah yang terbesar dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.

Seperti dikutip detikINET dari PCWorld, Rabu (7/5/2008), dalam waktu relatif singkat McAfee berhasil melacak keberadaan file MP3 jahat itu di sekitar 360.000 komputer desktop.

info detik.com

Menghitung Bandwidth Yang Diperlukan VOIP

•Mei 4, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Rafdian Rasyid

rafdianr@infokom.net

1. Pengantar

Banyak teman yang implementasi VoIP pada perusahaan-perusahaan menemukan kendala dalam kualitas VoIP. “Wah ternyata VoIP jelek!”, “suaranya putus-putus…” dsb. Setelah dicoba dianalisis ternyata bandwidth yang disediakan hanya 16 kbps, sedangkan dengan codec standar yang dipakai seharusnya yang dibutuhkan adalah 24 kbps. “Pantas saja suaranya putus-putus”, kata saya.

Saya sendiri sudah pernah kena masalah ini sebelumya (dalam simulasi). Kebetulan saya mempunyai satu set WAN emulator yang bisa mensimulasikan Leased Line. Pada awalnya saya set Bandwidth Leased Line 19.2 kbps. Saya pakai VoIP decoder Cisco 1751. Begitu dicoba, suaranya ternyata putus-putus. Bandwidth saya besarkan menjadi 32 kbps. Dan suaranya jernih dan OK. Saya menjadi berkesimpulan: VoIP sangat boros bandwidth!

Jika Anda seorang IT Manager, pasti Anda akan menghadapi situasi dimana Anda harus menyewa 32 kbps Leased Line kepada Telkom, atau provider lain, hanya untuk melewatkan satu kanal VoIP. Alangkah mahal biaya yang dibutuhkan?

Pada artikel ini saya berikan resepnya, bagaimana menurunkan kebutuhan Bandwidth leased line dari 32 kbps tersebut ke hanya 7-an kbps?

2. Rahasianya?

Rahasianya ternyata di besar PAYLOAD voice yang harus diatur-atur (baca: diperbesar). Kalau sering pakai Cisco VoIP GW, sangat enak, karena Payload Voice dapat diganti-ganti, sehingga kita bisa menurunkan konsumsi bandwidth yang dipakai. Saya menggunakan codec 5.3 kbps, dengan Bandwidth serendah 7 kbps-an, dengan kualitas yang sangat bagus. Resepnya adalah membesarkan Payload. Tetapi di VoIP GW lain (seperti Planet) yang diatur adalah periode sampling-nya atau packetized timeframe-nya. Berikut adalah Penjelasan Rumus untuk mengatur Payload.

Saya menggunakan Rumus sendiri untuk itu (cari di buku-buku belum ada yg pakai rumus ini:-). Rumus ini sangat enak dipakai jika kita pakai Cisco VoIP GW, karena di Cisco yang di adjust adalah Payload.

Rumusnya:

Bandwidh VoIP = ((H+V)/V)* codec

Dimana:

H = Total header (UDP/RTP Header + IP Header + Layer 2 Header) (dalam bytes)

V = Voice Payload (dalam bytes)

Codec = codec yang digunakan (dalam kbps)

3. Asal Muasal codec G.711 (PCM) yang 64 kbps

Berikut adalah contoh pertama kita. Mudah-mudahan anda tidak mengantuk membaca hal-hal yang sedikit menghitung.

Codec G.711 standarnya disampling sebanyak 8000 sampling perdetik (8000 /detik). Dalam codec ada A/D converter (konverter yang mengubah sinyal suara analog ke digital). A/D converter ini menggunakan satuan konversi berapa bit (yang umum adalah 8 bit).

Standarnya lagi G.711 menggunakan konversi A/D 8 bit. Dengan demikian codec G.711 menghasilkan kecepatan data suara (8000 /detik) * (8 bit) = 64 kbps. Orang-orang Telkom sering menyebut ini sebagai kanal PCM (Pulse Code Modulation), dimana satu kanal identik dengan 64 kbps. Teknologi PCM ini masih digunakan sampai sekarang oleh Telkom pada Trunk-Trunk antar sentral digitalnya. Satu kanal PCM ini sering disebut juga G.711. Nah jangan bingung… Pokoknya Telkom di Trunk-Trunk digitalnya menggunakan codec G.711 (64 kbps) (hmm kalau begitu, Telkom boros juga ya menggunakan bandwidth …).

Sekarang suara digital (PCM atau G.711) sudah berbentuk bit-bit yang tidak terputus (sambung-menyambung) atau disebut juga bit stream. Kalau stream ini ingin dikirim ke Jaringan IP, maka mau tidak mau stream bit-bit ini harus dipotong-potong dan dipaketkan. Ini mirip rokok-rokok di ban berjalan di pabrik rokok. Sebelum dikirim rokok-rokok tersebut dibungkus kedalam kotak, dimana satu kotak terdiri dari 12 batang.

Stream bit-bit suara dipaket dalam setiap satuan waktu. Misalkan pemaketan dilakukan setiap 10 ms, maka satu paket voice mempunyai ukuran ( 64 kbps / 8 ) /10 = 80 byte (bayangkan 1 byte adalah 1 batang rokok, maka Payload 80 bytes sama dengan satu bungkus rokok yang berisi 80 batang).

4. Lalu bagaimana dengan VoIP?

VoIP adalah paket stream bit-bit suara yang dibungkus kedalam paket IP. Sebagaimana disebutkan bahwa stream bit-bit suara ini di paket menjadi voice payload.

Paket Voice Payload ini kemudian harus ditambahkan header (semacam informasi alamat yang dituju dan informasi pengirim pada sebuah surat). Setelah proses paketitasi terjadi maka total voice payload (V) ini akan dibungkus dengan RTP header (8 byte), UDP header (12 byte), dan IP header (20 byte). Dalam hal paket VoIP berjalan diatas LAN maka akan terjadi penambahan header untuk layer 2 (ethernet) sebesar 14 byte. Sehingga total header (H) menjadi 8 + 12 + 20 + 14 = 54 byte ( H = 54 ).

Dengan demikian:

H = 54 bytes

V = 80 bytes (jika menggunakan Cisco V ini dapat diganti-ganti)

Codec G.711 = 64 kbps

Berapa bandwidthnya?

BW = ((H+V)/V)*Codec = ((54+80)/80) * 64 kbps = 107.2 kbps.

Sepintas ini kelihatan boros sekali. Jika tanpa VoIP (artinya menggunakan teknologi circuit switching), maka bandwidth = codec yang digunakan = 64 kbps, tetapi dengan VoIP bandwidth yang dibutuhkan menjadi membludak 107.2 kbps. Sangat boros bukan.

4. Setelah Payload Diperbesar

Sekarang jika di Cisco, kita ganti payload diperbesar menjadi 160 bytes maka:

H = 54 bytes

V = 160 bytes

Codec G.711 = 64 kbps

Berapa bandwidthnya?

BW = ((H+V)/V)*Codec = ((54+160)/160) * 64 kbps = 84.6 kbps.

Terlihat bahwa alih-alih kita perlu bandwidth 107.2 kbps sekarang kita hanya hanya perlu 84.6 kbps. Jadi dengan demikian kebutuhan Bandwidth VoIP sudah dapat kita turunkan.

6. Bagaimana Caranya?

Di Cisco VoIP Gateway, pada interface VoIP set sesuai dengan codec dan payload yang diinginkan:

codec g729br8 bytes 50 (codec 8 kbps payload 50 bytes)

codec g729br8 bytes 100 (codec 8 kbps payload 100 bytes)

contoh lain:

codec g711 bytes 160 (codec 64 kbps payload 160 bytes)

codec g723ar53 bytes 80 (codec 5.3 kbps payload 80 bytes)

5. Kesimpulan

Jika ingin menghemat bandwidth VoIP yang dibutuhkan untuk jalur Lease Line maka utak-utik-lah Voice Payloadnya (perbesar Payloadnya) atau perkecil periode pemaketan data-nya.

Semoga bermanfaat.

Gelora bung Karno markas baru persija

•Mei 4, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Persija merupakan salah satu klub besar di indonesia yang mempuyai kharisma untuk menjadi juara di liga super nanti, tapi kendala persija yaitu stadion lebak bulus yang merupakan stadion kramat bagi lawan-lawan persija ini ternyata tidak sesuai dengan standar yang diajukan PSSI. kendala utama stadion ini kapasitasnya yang kurang memenuhi bagi pendukungnya yaitu ” The Jakmania “ yang selalu hadir setiap persija bermain di jakarta, untuk itu menejemen persija berusaha keras untuk mengganti home base stadion lebak bulus dengan Gelora Bung Karno , senayan.

Hal ini mendapat sambutan baik dari menpora ” Adiyaksa Daut “ yang memberi ijin persija untuk bermarkas di GBK , waupun persija sudah mendapat ijin bukan berarti persija aman , karena mepora ” adiyaksa daut” tetap memantau persija untuk menbangun stadion baru untuk markas mereka.

cinta dalam hati

•April 12, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

sebuah tulisan yang diungkapkan dari hati seseorang……

Seumur hidup gw sampai sekarang , baru kali ini gw merasa kangen sama seseorang yang dah cukup lama gw kenal , hampir setiap tidur dia selalu hadir dalam mimpi gw . Gw juga gk ngerti. Memang dia gk begitu cantik tetapi Dia imut dan lucu. Walaupun dia cerewet, bawel menurut temen-temen.

Pertama kenal sama dia pada kelas 2 smp .Itu juga karena kita sekelas . Namanya masih smp mungkin hanya kenal sebagai teman aja. Tapi anehnya setelah kenal sama Dia, kayaknya gw ingin selalu perhatiin dia . Dari pagi sebelum masuk sekolah , waktu pelajaran mulai , istirahat dan pulang sekolah . Senang rasanya bisa melihat dia walau dari jarak yang jauh sekalipun (kaya ngeliat dari monas kali ye ) . Himgga suatu mata pelajaran dia melihat gw mungkin dia merasa risih di perhatiin ma gw atau…… . Tanpa disengaja kami saling memandang walau agak malu2 (hehehe….) .lucu juga klo diinget masa lalu.

Padahal temen sekelas gw juga ada yang suka ma dia dan suka ma dia sejak sd. ( aduh masih kecil aja, dah demen2an). Nah makanya Gw gak berani terlalu deket ma dia soalnya cowok yang suka ma dia salah satu temen gw yang baik. Hingga suatu waktu merekapun jadian memang agak gondok denger mereka jadian, tapi apa mau di kata nasi dah jadi bubur. Dan temen gw cerita lagi ke gw tambah gondok aja lagi . tapi biar begitu gw masih tetap perhatiin dia malah gw nelphone dia ( Tambah parah ya gw) . Dan sampai2 tu cw ksel , katanya gw sering nelphone hampir tiap malem jadi penelphone gelap (hahaha..). gw bingung men , gimana gk bingung dia nanya ke gw di depan anak2 , mana lagi ngumpul lagi(tepatnya lagi minum es di kantin luar sekolah sebelum upacara pada hari sabtu di sekolah) tapi gk semuanya ,sedikit aja dah kaya sidang Paripurna , untungnya temen2 gw gak percaya ( slamet deh gw ). Tapi entah kenapa dia ngomong didepan anak2. gw gk tahu deh ! ,(klo mau tahu tanya orangnya aja). Pada suatu pagi sebelum main bola disekolahan cwoknya dia manggil gw ,trus dia cerita ma gw ,( mau tahu gk cerita nya ………. ehem..). cowoknya ngomong ke gw katannya Cwenya ( Si Dia ) sayang banget ma gw. Wah gila men gw ampe bengong dengernya, kayaknya gw terbang tuh. Tapi gw bilang ma cwonya “ bohong itu mah “ trus cowonya bilang ma gw tapi Si Dia bener ngomong seperti itu ” . Wah .. tambah puyeng ngadepin cwonya dan tambah seneng hati gw. Tapi semuanya gak gw ambil pusing namanya masih smp mungkin besok ,lusa ,minggu ,bulan, tahun lagi gw suka ma yang lain. Trus dia putus ma cwonya. Wah men gw takut di bilang perusak hubungan orang nih , trus gw jarang negor dia,kira-kira sampai kenaikan kelas 3, tapi malah dianya yang negor gw , nanyain gw. Dan mulai saat itu gw ingin mencoba untuk gk perhatiin dia tapi gk bisa men, rasanya 1 hari aja lama bgt berasa 1 abad .Dan tanpa sadar gw dah naik kelas 3 men.

Di kelas 3 malh sekelas lagi gw ma dia , kayaknya mang gw dah jodoh kali yee (hehehe….),tapi di kelas 3 dia beda bgt walaupun tambah imut, cantik , manis.maksud gw sikap nya dia dulu yang dikelas 2 baik , gk sombong dan pokoknya banyak deh yang lainnya. Di kelas 3 dia berubah men jadi ngomong ma gw seperlunya ( apa Perasaan gw aja Kali ya atau gw yang gk mau berusaha deket sama dia). Tapi semakin dia bersikap seperti itu gw malah yang semakin ngarepin dia mungkin pengen lebih dari sekedar memperhatiin . tapi dia berusaha menjauh atau hanya perasaan gw aja. Dan suatu waktu dia jadian lagi ma cwo klas sebelah(pusing gw di duluin mulu) . kayanya memang gk pantes gw ngedapetin dia (huh…). Sampai suatu hari gw disetrap ( Hukum ) ma guru didepan kelas( reseh tuh teacher klo gk salah itu teacher bahasa indonesia , gk ada angin gk da hujan gw di setrap padahal gw gk ngapa-ngapain, cman ngeliatin dia dari belakang seperti biasanya ,masa di setrap) sebelum gw maju ke depan mau disetrap kalo gk salah dia ngomong ma gw “ makannya jangan bercanda mulu “ kata2 itu seakan keluar dari hati dan dengan nada yang sangat simpatik, kesel ma gw (sok tau gw Ya) . Dan baru itu dia ngomong ma gw setelah dia jadian ma cwo kelas sebelah yang juga temen gw. Dan gak lama mereka putus . mungkin kesempatan bagi gw tapi…… kayaknya dia lagi gk mau pacaran ma siapa2 . seakan- akan gw bisa ngebaca pikiran dia ( gw kaya dukun aja ) .

Tanpa sadar ternyata kita lulus dari smp .sempet ada pikiran klo gw harus sma bareng sama dia buat ngejagain dia ( body guard kali…! ) , tapi kayaknya gk mungkin soalnya nilai dia lebih tinggi dari gw,dan ternyata kami pisah sekolah. Sejak saat itu gw jarang ketemu , dan kita ketemu klo da acara ngumpul-ngumpul dihoznya pembina osis gw & klo gw main ke schoolnya dia itu juga ma temen gw . Hingga suatu saat pada waktu ngumpul di housenya guru gw yang sekaligus Pembina osis gw, sempet gw denger kata-kata seperti ini “ kamu kayanya suka sama dia , dah kamu jadian aja ” ( kamunya si Dia dan dianya itu Gw ) . wah gw kaget! ( gw dengernya bener pa hayalan yee….). Ternyata semuanya dah pada tahu gw suka ma dia soalnya anak2 ada yang bilang “ iya kayanya kamu suka . Tapi dia senyum , mesem, ( kali aja ) menjawab semua kata2 itu . Karena kita lain sma gw sempet nyerah deh ma dia. Tapi semakin gw nyerah , putus asa perasaan hati gw yang paling dalam semakin sayang, kangen ma dia. Hingga sekarang mungkin hanya dia cw yang gw sayang walaupun di sma gw sekolah ada cw yang sempat gw suka tapi gw malah selalu inget trus ma dia .

Sutu saat ada Peristiwa menyakitkan buat gw, Gila. . . men parah banget tuch orang . Orang itu temen gw sendiri , tempat gw ceritain tentang dia cari tahu kabar dia malah temen gw itu nembak dia, gila gw gondok banget tuh men pas denger berita tsb dari temen gw yang satunya lagi, masalah nya temen sendiri . Tapi kabarnya dia ditolak , walau ditolak ma gk di tolak tetep aja gondok dengernya. oh iya men ada juga nih temen SMA gw nembak dia memang sih niatnya nih temen gw baik mau nyomblangin gw gitu , tapi malah …… (huh…… sebenernya gk mau gw tulis tp harus gw tulis biar cerita enak ) temen gw yang ini juga nembak dia . kayanya temen –temen pada kurang ajar ye. Tapi gw gk marah cman gondok aja sama temen gw,padahal temen gw tau klo tuh cw sangat special bagi gw !. lagian temen2 gw niatnya baik cman niatnya belok ingin ngedapetin dia , mereka (temen gw ) gk salah seh coz gw juga gk ada gerakannya hanya ingin ngandelin temen2 gw. Sebenernya gw pengen janjian ma dia bwat ketemuan , jalan , nonton ma dia,tapi mau dia apain gw ngeliat dia badan gw langsung jadi batu ( cemen ya gw…hhuhhhhhhh ). Tapi temen2 gw sekarang dah gw maafin !( bagi yang baca sikap lo gimana ?) lah kok gw malah nanya , Mungkin hanya tulisan ini yang gw bisa gw ungkapin pada komputer gw ini , dan suatu saat bila nanti dia membaca cerita ini ,gw cman pengen bilang sama cwe yang ada di cerita ini klo “ GW SAYANG BANGET MA DIA …….” dan gw pengen selalu liat dia seneng , sehat dan bahagia . Walaupun suatu saat nanti dia jadi milik orang lain untuk selamanya .“SAMPAI SEKARANG PERASAAN ITU TETAP GW SIMPAN UNTUK DIA YANG TELAH MENJADI CERITA DALAM HIDUP GW YANG SANGAT INDAH INI”.

kirim komentar ya klo dah baca:

bagaimana sikap lo bila jadi cwo dalam cerita diatas ?

Wi-Fi-3G- generasi nirkabel

•April 12, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Tidak dapat dipungkiri perkembangan informasi dewasa ini semakin pesat, baik dari sisi kecepatan maupun kemudahan masyarakat dalam mengakses informasi yang dibutuhkan juga semakin berkembang. Komunikasi yang dahulu identik dengan penggunaan kabel pun mulai ditinggalkan. Untuk mengakses informasi secara cepat, kini manusia tidak lagi bergantung pada teknologi ‘kabel’. Sebagai gantinya, jaringan nirkabel (tanpa kabel) kini telah menggeser peranan jaringan berkabel. Dengan mengusung keunggulan dalam kepraktisan, efesiensi dan efektifitas, rupanya jaringan nirkabel ini telah berhasil memuaskan para pemakainya saat ini.

Makin banyak orang memakai laptop, smartphone, dan PDA untuk keperluan pengaksesan data dan informasi. Teknologi yang sangat berperan dalam pengembangan generasi nirkabel ini antara lain adalah teknologi Wi-Fi dan 3G.

Teknologi 3G
Teknologi 3G (Third Generation) merupakan teknologi nirkabel berkecepatan tinggi yang tidak membutuhkan access point karena 3G menggunakan sistem ponsel yang telah ada. Acces point sendiri adalah stasiun yang menerima dan mengirimkan data dari dan ke jaringan nirkabel. Penggunaan teknologi 3G ini dapat kita jumpai pada smartphone dan PDA keluaran terbaru saat ini. Dengan mempergunakan teknologi 3G ini kita dapat men-download movie, video dan game beresolusi tinggi. Di Amerika sendiri layanan ini disediakan oleh berbagai macam provider seperti Verizon, Cingular, Sprint, dan T-Mobile.

Teknologi Wi-Fi
Wi-Fi (Wireless Fidelity) merupakan sebuatan untuk beberapa standart yang masuk dalam kelompok standart 802.11 dalam transisi nirkabel yang dibuat oleh IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers). Salah satu standart yang ada, 80.2.11b memungkinkan transmisi data tanpa kabel (nirkabel) dengan kecepatan 1 hingga 11 Mbps sejauh sekitar 90 meter dari acces point atau hot spot. Saat ini telah banyak fasilitas public yang telah dilengkapi dengan hot spot atau area terbuka ke jaringan Wi-Fi. Hotspot sendiri biasanya memperoleh akses Internet dari DSL, modem kabel, LAN T1, dan metode lainnya. Dari koneksi Internet yang didapatkan tersebut, kemudian disebarluaskan (broadcast) secara nirkabel sehingga kita dapat mengaksesnya mempergunakan perangkat mobile computer.